Garp Ingin Tewas Seperti Whitebeard dan Roger?

Garp Ingin Tewas Seperti Whitebeard dan Roger?

Sosok Monkey D. Garp kemungkinan ingin tewas seperti halnya sosok Whitebeard dan juga Gol D. Roger. Hal ini karena Roger dan Whitebeard dianggap sebagai sosok yang tewas secara terhormat karena melindungi apa yang mereka yakini. Seperti yang Geeks ketahui, dalam One Piece chapter 1059 kemarin sosok Blackbeard datang ke pulau Amazon Lily untuk mencuri buah iblis Hancock.

Meskipun upaya tersebut gagal setelah kemunculan sosok Silvers Rayleigh, tanpa diduga ternyata Rayleigh berhasil menculik Koby. Nasibnya sendiri saat ini masih belum diketahui. Namun, dalam chapter 1071 kita kemudian melihat bagaimana Garp pergi ke G-14 untuk menjemput Helmeppo untuk menyelamatkan Koby dari tangan Blackbeard. Namun, banyak spekulasi yang menyebutkan jika Garp mungkin akan tewas dalam pertarungannya. Dan itu karena Garp ingin tewas seperti halnya Roger dan Whitebeard

Berbagai Kesamaan Garp

Bukan tanpa alasan memang jika Garp mungkin ingin tewas seperti Roger dan Whitebeard. Karena, sejauh ini, dalam ceritanya sendiri terdapat beberapa kesamaan diantara ketiga karakter. Misalnya, Whitebeard adalah kapten dari kelompok bajak laut Whitebeard dan juga seorang bajak laut legendaris yang pernah jadi rival dari Gol D. Roger. Meskipun dia bisa jadi raja bajak laut, namun dia tidak tertarik.

Di sisi lain, Garp juga adalah sosok rival dari Roger. Sudah sangat sering mereka saling bertarung satu sama lain, yang bahkan Roger sendiri menyebutkan jika hal ini membuatnya menganggap Garp sebagai bagian dari krunya dan bukan musuh. Meskipun belum ada konfirmasi resminya, namun Garp sendiri diyakini adalah pemimpin dari SWORD.

Whitebeard melihat bawahan/krunya sebagai anak-anaknya. Dia bahkan rela mengerahkan semua armada dan mengorbankan nyawanya demi menyelamatkan Ace dari tangan angkatan laut, seperti yang kita lihat di pertempuran Marineford. Garp pun melihat Koby dan Helmeppo sebagai cucunya, selain Luffy. Bagaimana dia mulai bergerak di chapter 1071 menjadi bukti nyata dari hal tersebut.

Garp bahkan rela meminta Doll untuk tidak peduli terhadap perintah Kizaru dan Akainu, demi meminta armada tersendiri untuk ikut bersamanya ke pulau Beehive. Pulau tersebut dipenuhi oleh bajak laut, yang tidak diketahui kekuatannya seperti apa. Artinya, Garp bisa saja tewas seperti apa yang terjadi kepada Whitebeard di Marineford. Berdasarkan penjelasan di atas, sadar atau tidak Oda seolah sudah memperlihatkan paralel atau kesamaan dari ketiga karakter di sepanjang ceritanya.

Sadar Masanya Sudah Berakhir

Regenerasi atau perubahan dari masa lalu ke masa baru menjadi salah satu hal yang banyak dibahas di seri One Piece. Hal ini bahkan diperkuat dalam beberapa arc terakhir. Sebelumnya, Roger sudah mengatakan kepada semua orang jika One Piece adalah nyata. Dia ingin generasi baru yang menemukannya. Dalam pertempuran Marineford, Whitebeard sudah menyebutkan jika era lama sudah berakhir.

Sekarang adalah waktunya bagi generasi baru untuk muncul. Di pertempuran Onigashima, Marco sendiri kembali mengulang perkataan Whitebeard saat membantu Zoro menuju atap. Dan kita melihat bagaimana Big Mom dan Kaido, yang notabene adalah bajak laut angkatan lama, kalah oleh bajak laut generasi baru. Ini juga yang kemudian dirasakan oleh Garp saat ini.

Kemungkinan, dia merasa jika masanya sudah berakhir. Garp bisa jadi menyadari jika para generasi lama sudah mulai berkurang, seperti Whitebeard dan juga Roger. Karena itulah, Garp mungkin ingin memberikan waktu dan ruang bagi para generasi baru untuk bisa lebih berkembang. Dan untuk menutup masanya tersebut Garp ingin tewas dengan cara yang terhormat yaitu tewas dengan apa yang dia yakini.

Roger tewas setelah dia yakin bahwa tidak ada lagi hal yang menantinya, setelah dia berhasil jadi bajak laut. Whitebeard tewas setelah dia yakin bahwa itu adalah satu-satunya cara untuk menyelamatkan semua anak-anaknya dan juga menyambut generasi baru. Garp pun akan tewas dengan keyakinan bahwa apa yang dia lakukan dengan pergi ke pulau Beehive adalah agar tidak mengulangi kesalahan yang sama saat Ace tewas.

Garp Akan Tewas di Tangan Blackbeard?

Ada dua skenario yang mungkin terjadi dalam situasi ini. Pertama, Garp memang benar-benar akan tewas di tangan Blackbeard. Pertarungan antara Blackbeard dan Garp menjadi salah satu pertarungan yang dinantikan oleh para fans di arc terbaru ini. Apalagi, setelah dia menculik salah satu cucunya yaitu Koby. Mereka juga ingin melihat sedahsyat apa sosok Garp melalui pertarungan tersebut.

Sayangnya, meskipun pertarungan Koby melawan Garp akan jadi pertarungan yang epik tetapi kemungkinan kecil hal tersebut terjadi. Hal ini karena Blackbeard sekarang tidak sedang berada di pulau Beehive, melainkan di pulau Winner. Dia sedang bertarung menghadapi Law demi merebut salinan Road Poneglyph. Namun, bukan berarti hal tersebut mustahil.

Seperti yang Geeks ketahui, Van Augur kini memiliki kemampuan buah iblis Wapu Wapu yang membuatnya bisa melakukan teleportasi. Artinya, dia bisa saja melakukan teleportasi kembali ke pulau Beehive ketika pertarungan melawan Law selesai. Dan Blackbeard melawan Garp pun akan terjadi, kemudian Blackbeard bisa jadi akan mengalahkan Garp sampai tewas.

Skenario kedua adalah Garp mungkin akan kalah di tangan bajak laut lainnya seperti Whitebeard. Seperti yang disebutkan di atas, pulau Beehive penuh dengan bajak laut misterius yang level kekuatannya pun tidak kita ketahui. Artinya, mungkin saja ada bajak laut yang jauh lebih kuat dari Garp. Atau mungkin level kekuatan mereka tidak terlalu kuat, namun kekuatan Garp yang menurun akibat usia.

Faktor itu yang kemudian akan melemahkan Garp, di mana seperti halnya Whitebeard, Garp mungkin akan menerima serangan beruntun yang pada akhirnya membuat dia tewas. Ini tentu akan menjadi kematian tragis lainnya yang akan dihadirkan di sepanjang seri One Piece. Kita nantikan saja ya Geeks apa yang akan terjadi selanjutnya kepada Garp dalam penyerbuan ke pulau Beehive.