Penjelasan 3 Cincin di Ending Rings of Power!

Penjelasan 3 Cincin di Ending Rings of Power!

Setelah tayang selama tujuh minggu, akhirnya serial The Lord of the Rings: The Rings of Power selesai dengan sangat memuaskan. Tidak sedikit penggemar yang merasa final episode yang baru saja tayang di Amazon sebagai salah satu episode terbaik di serial Rings of Power. Berjudul Alloyed, ending dari episode kali ini memperlihatkan Celebrimbor yang akhirnya berhasil menempa tiga cincin alias Power Ring perdana di Middle-earth.

Semuanya bermula dari dukungan Halbrand yang menginspirasi Celebrimbor untuk menempa Power Ring yang konon melambangkan ‘Power Over Flesh’. Mirisnya, ternyata Halbrand adalah sang Dark Lord Sauron yang tengah menyamar sebagai manusia agar bisa mencapai tujuannya. Pertama-tama dia berhasil memanipulasi Galadriel sampai akhirnya tiba di Eregion. Selanjutnya dia memanipulasi Celebrimbror untuk menciptakan Power Ring yang nantinya akan dia pakai untuk menguasai Middle-earth.

Untungnya, sebelum rencana jahatnya terwujud, Galadriel lebih dahulu mengetahui identitas Halbrand alias Sauron. Sehingga dia terpaksa menghilang dan kembali ke Mordor dengan berbekal pengalaman menempa dari Celebrimbor. Alih-alih menghentikan penempaan Power Ring, Galadriel ternyata menyuruh Celembrimbor untuk melanjutkannya. Namun kali ini dia menyuruhnya untuk membuat tiga cincin sekaligus untuk para raja elf, karena tiga melambangkan keseimbangan. Cincin apa saja? Mari langsung saja kita bahas, Geeks, termasuk fungsi serta kekuatannya yang menakjubkan!

Narya, the Ring of Fire

Baik di serial The Rings of Power dan novel The Lord of the Rings, tiga cincin ciptaan Celebrimbor untuk para raja elf ini tidak pernah tersentuh langsung oleh Sauron. Berbeda dengan sepuluh Power Ring untuk manusia, dan tujuh Power Ring untuk dwarf, yang justru berada di bawah kendali Sauron. Itulah yang membuat tiga Power Ring elf sangat spesial, termasuk Ring of Fire atau Red Ring, Narya. Sesuai dengan julukannya, Narya dapat dengan mudah dikenali dari permata rubi merah sebagai mata cincinnya dan lingkar cincin yang berwarna emas.

Di novel Unfinished Tales, Celebrimbor diceritakan memberikan cincin Narya ini kepada elf penguasa Grey Havens bernama Cirdan. Pada Zaman Ketiga, ketika Cirdan mengetahui bahwa Gandalf adalah Istari yang ingin menyelamatkan Middle-earth dari cengkraman Sauron, dia lantas memberikan cincin Narya kepadanya. Kekuatan utama dari cincin Narya ini adalah membuat pengguna dan orang-orang di sekitarnya tidak pernah kehilangan harapan serta tidak pernah lelah saat melawan kejahatan. Gandalf memanfaatkan kekuatan ini untuk menginspirasi para ‘Fellowship of the Ring’, seperti Frodo dan Aragorn.

Nenya, the Ring of Adamant

Nenya adalah satu dari tiga Power Ring elf yang mendapatkan julukan Ring of Adamant atau Ring of Water atau White Ring. Di novelnya, Nenya sebenarnya tidak mempunyai mata cincin dengan lingkar berwarna perak seperti mithril. Namun di ending serial The Rings of Power, desainnya sedikit diubah dengan mata cincin intan atau berlian. Elf pertama yang mengenakan Nenya adalah Galadriel, karakter utama di serialnya. Menariknya, meskipun para pengguna cincin melihatnya seperti cincin pada umumnya, orang awam justru akan melihat Nenya seperti cahaya bintang yang kilauannya sangat indah.

Penjelasan 3 Cincin di Ending Rings of Power!, Greenscene

Kekuatan utama cincin Nenya adalah memberikan perlindungan dan pelestarian untuk lingkungan di sekitar penggunanya. Yang lebih hebatnya lagi, konon Nenya juga bisa membuat wilayahnya terhindar dan tersembunyi dari Sauron dan pengaruh kegelapannya. Itulah mengapa pada Zaman Ketiga, Galadriel menggunakan Nenya untuk melindungi Lothorien, wilayahnya yang berada di utara Middle-earth. Cincin Nenya juga sebenarnya membuat Galadriel makin rindu dengan Undying Land, surga di Middle-earth. Untungnya dia berhasil memanfaatkan kerinduan tersebut agar tetap bersemangat melawan Sauron.

Vilya, the Ring of Air

Terakhir, Power Ring elf yang tidak kalah hebat dari Narya dan Nenya adalah cincin Vilya. Sering disebut Ring of Air atau Blue Ring, Vilya mempunyai lingkar cincin berwarna emas serta mata cincin safir berwarna biru. Setelah Celebrimbor selesai menempa tiga Power Ring untuk para raja elf, dia lantas memberikan Vilya kepada Gil-Galad. Seperti yang terlihat di serial The Rings of Power, Gil-Galad adalah High King of the Noldor, raja seluruh elf yang ada di Middle-earth. Setelah dia meninggal saat bertarung melawan Sauron di akhir Zaman Kedua, Vilya akhirnya jatuh ke tangan Elrond.

Penjelasan 3 Cincin di Ending Rings of Power!, Greenscene

Elrond terus menggunakan cincin Vilya sampai Zaman Ketiga berakhir. Dari tiga Power Ring elf ciptaan Celebrimbor, Vilya adalah yang paling kuat. Konon siapa pun yang menggunakan Vilya akan mempunyai kemampuan penyembuh serta membuat orang-orang di sekitarnya tidak merasakan sakit. Walaupun kekuatan tersebut belum bisa dibuktikan keakuratannya, yang jelas Celebrimbor memang membuatnya ‘sedikit’ lebih baik dari Narya dan Nenya. Saat mengenakan cincin Vilya, Elrond bahkan mampu mengendalikan elemen dasar. Seperti ketika dia mengendalikan semburan air saat berusaha melindungi Rivendell.

Itulah tiga Power Ring yang baru saja Celebrimbor tempa di ending serial The Rings of Power season 1. Di season 2 nanti mungkin Galadriel, Elrond, dan Celebrimbor akan membagikannya kepada para raja elf demi melindungi mereka dari Sauron. Meskipun Sauron tidak terlibat dalam penciptaannya, tetapi tiga Power Ring elf ini tetap akan memainkan peran penting dalam melawan Sauron. Karena hanya tiga cincin sakti ini yang tidak bisa Sauron kendalikan. Kita lihat saja nanti seperti apa kehebatan dari tiga Power Ring ini, di serial The Rings of Power season 2 yang akan datang.

Source link